Kita sebagai orang muslim maka sudah tentu contoh yang dilihat dan ditiru adalah Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya. Tentu panutan yang paling utama dan pertama adalah Rasulullah ﷺ tapi juga kita diberikan isyarat untuk meniru para sahabatnya. Ada 10 diantara mereka yang dijamin oleh Allah ﷻ masuk masuk surga melalui sabda Rasulullah ﷺ.

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبُو بَكْرٍ فِي الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِي الْجَنَّةِ وَعُثْمَانُ فِي الْجَنَّةِ وَعَلِيٌّ فِي الْجَنَّةِ وَطَلْحَةُ فِي الْجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ فِي الْجَنَّةِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِي الْجَنَّةِ وَسَعْدٌ فِي الْجَنَّةِ وَسَعِيدٌ فِي الْجَنَّةِ وَأَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ فِي الْجَنَّةِ

Dari [Abdurrahman bin ‘Auf] dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Abu Bakar masuk surga, Umar masuk surga, Utsman masuk surga, Ali masuk surga, Thalhah masuk surga, Zubair masuk surga, Abdurrahman bin ‘Auf masuk surga, Sa’ad masuk surga, Sa’id masuk surga dan Abu Ubaidah bin Jarah masuk surga.”

(Hadits Tirmidzi Nomor 3680)

    1. Abu Bakar Ash-Shidiq

Nama sebenarnaya adalah Abdullah bin Abu Quhafah bin At-Taimy Al-Quraisy, lahir pada tahun 573 M. Beliau merupakan orang yang pertama masuk Islam, dan sahabat nabi yang terdekat, di samping beliau juga adalah mertua baginda Rasulullah ﷺ. Beliau juga merupakan sahabat yang menemani Rasulullah ﷺ ketika berhijrah dari Makkah ke Madinah, dan termasuk yang disebut dalam Al-Qur’an ketika dalam keadaan terdesak menemani Rasulullah ﷺ dalam Gua Tsur.

Beliau merupakan sahabat yang tidak pernah meragukan apa yang disampaikan Rasulullah ﷺ, sehingga beliau mendapat gelar Ash-Shidiq artinya yang benar. Abu Bakar merupakan pemegang kepemimpinan setelah kewafatan Rasulullah ﷺ yang disebut Khalifah. Dan beliau merupakan Khulafa Ar-Rasyidin yang pertama dan memegang tapuk kepemimpinan selama dua hingga tiga tahun.

Beliau juga terkenal dengan keadilannya, kewara’annya dan kedermawananya. Begitu masuk Islam, beliau telah menginfakan hartanya sekitar 40 ribu dinar, telah memerdekakan hamba sahaya. Bahkan, ketika mendapat panggilan untuk mendukung peperangan Khandak (Perang Ahzab), beliau berani mengifakkan seluruh kekayaanya. Karena itu dalam beberapa riwayat dinyatakan bahwa Abu Bakar menjadi orang pertama dari ummat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang masuk Surga.

    1. Umar bin Khattab

Beliau lahir di Makkah pada tahun 579 M merupakan salah seorang sahabat yang terkenal dengan kegagahannya, yang memeluk Islam ketika mendengar salah seorang sahabat yang juga saudaranya membaca Al-Quran. Setelah beliau masuk Islam, da’wah Islam yang tadinya dilakukan secara sir (rahasia), mulai dilakukan dengan jahr (secara terang-terangan), karena beliau terkenal dengan kebeeraniannya, wibawanya yang tinggi di kalangan masyarakat Quraisy.

Ketika permulaan dawahnya Rasulullah ﷺ, baginda berdoa; “Ya Allah, perkasakanlah Islam ini oleh ke dua Umar; Umar bin Hakam atau Umar bin Khatab, maka Allah kabulkan Umar bin Khatab ini.” (HR. Timidzi no 3614)

Beliau berkomitmen terhadap kecintaanya pada Rasulullah ﷺ dengan mengikuti jejak Rasulullah ﷺ dalam segala hal. Pada suatu ketika, beliau datang ke Hajar Aswad dan menciumnya, kemudian beliau berkata; “saya tahu bahwa kamu adalah batu yang tidak membawa manfaat dan tidak membawa madlarat, sekiranya saya tidak melihat Rasulullah ﷺ menciummu, saya tidak akan menciummu “(HR. Bukhari, kitab Haj, no. 1494)

Beliau merupakan penerus kepemimpinan Islam (Khulafa Ar-Rasyidin) yang ke-dua setelah kewafatan Khalifah Abu Bakar. Beliau diberi gelar Al-Faruq, karena karena terkenal dengan keadilannya dan juga kewara’an dan kedermawanannya.

    1. Utsman bin Affan

Beliau merupakan salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ yang terkenal dengan kekayaannya yang lahir pada tahun 577 H di Makkah dan termasuk As-Sabiquun Al-Awwalun. Dan mengalami dua kali hijrah ke Habsyah dan Madinah. Memiliki budi pekerti yang luhur dan mulia yang istimewa seperti yang disabdakan beliau yang diriwayatkan oleh Ibnu Haitsami. Kisah yang luar biasa bagi sahabat ini dimana ketika Nabi menawarkan untuk membeli sebuah sumur yang dimiliki oleh seorang Yahudi.

Bahkan kisahnya sampai hari ini, ada rekening atas nama Ustman bin Affan (wallahu ‘alam), Beliau pernah mendapat amanat untuk menjadi khalifah yang ketiga setelah Umar bin Khattab. Jasanya disamping banyak menyumbangkan keuangan juga mengumpul menyatukan beberpa perbedaan dalam kaidah Al-Qura’an yang terkenal dengan Rosam Ustmany dan  perluasan Masjid Nabawi bahkan biaya sebagian dari kantungnya sendiri.

    1. Ali bin Abi Thalib

Beliau adalah salah seorang sahabat yang memeluk Islam ketika masih kecil, dan termasuk As-Sabiqun A-Awwalun yang amat dekat dengan Rasulullah ﷺ. Bahkan, Ali adalah menantunya baginda yang lahir pada tahun 661 M di Makkah. Amat banyak keistimewaan yang dimilikinya selain sebagai menantu Rasulullah ﷺ, Beliau pernah tidur di kasur pada satu malam dimana Rasulullah ﷺ mau mengadakan perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah yang ketika itu bersama sahabat Abu Bakar Ash-Shidiq.

Termasuk sahabat yang dijamin masuk surga oleh baginda nabi karena kesetiaanya pada Islam, pengorbanannya serta keilmuannya yang tinggi. Dalam satu keterangan, Said bin Musayyib berkata: “Tidak ada yang paling tinggi setelah baginda Nabi Shallallahu ’Alaihi Wasalalam dalam bidang keilmuannya kecuali Ali bin Abi Thalib.” Beliau juga menjadi salah satu dari empat Khalifah Rasyidin setelah syahidnya Ustman bin Affan.

  1. Thalhah bin Ubaidillah

Beliau merupakan salah seorang sahabat yang lahir pada 594 M, yang masuk Islam melalui perantaraan Abu Bakar Ash-Shidiq, merupakan salah seorang sahabat yang mendapat khabar keislamannya dari seorang pendeta di Busyra, ketika berdagang disana, dimana sang pendeta menyatakan tentang akan adanya seorang utusan Allah namanya Ahmad bin Abdullah.

Kemudian dia datang ke Makkah dan bertemu dengan Abu bakar, melacak nama tersebut, dan Abu Bakarpun menyampaikan hal tersebut pada Rasulullah ﷺ. Dan kemudian Thalhah pun memeluk Islam ketika masih muda. Beliau yang tercatat dalam sejarah sebagai seorang sahabat yang melindungi baginda nabi ketika perang Uhud, melindungi Rasulullah ﷺ dari serbuan panah yang diarahkan oleh kaum Kafir Quraiys sehingga dirinya banyak terluka, bahkan jari-jarinya banyak yang terputus.

    1. Zubair bin Awwam

Beliau adalah salah seorang sahabat yang lahir pada tahun 594 M. Beiau termasuk As-Sabiqun Al-Awwalun pada umur delapan tahun. Beliau juga pernah menghunus pedangnya ketika ada kabar bahwa Rasulullah ﷺ dibunuh.  Baginda Rasulullah ﷺ memberi julukan ke padanya dengan sebutan Hawari (pembela) yang begitu loyal, taat setia kepada baginda (HR. Bukhari no. 2634 dan Muslim no. 4436)

    1. Abdurrahman bin Auf

Waktu sebelum masuk Islam, nama yang sebenarnya adalah Abdul Kabah, kemudian setelah masuk Islam ditukar namanya menjadi Abdurrahman. Beliau termasuk salah seorang dari sepuluh yang masuk Islam paling awal. Walaupun diancam oleh ibunya agar kembali keagama nenek moyangnya, beliau tetap teguh memegang prinsip iman dan Islam sekalipun ibunya mau menyiksanya.

Beliau terkenal dengan harta kekayaannya dari hasil dagangannya. bagaimanapun dia sangat dermawan dan pemurah. Beliau pernah mengirim iringan 500 onta untuk dibagikan kepada sabilillah, fakir dan miskin. Loyalitas tinggi terhadap perjuangan fisabilillah.

    1. Abu Ubaidah bin Jarrah

Beliau dilahirkan di kota Makkah pada tahun 583 M, dari keturunan suku Quraisy yang dihormati dan disegani oleh pemuka masyarakat. Beliau  tergolong sahabat yang memeluk Islam paling awal, tidak lama setelah Islamnya Abu Bakar Radiyallahu ‘Anhu sebab dengan washilah dakwahnya Abu Ubaidah memeluk Islam. Karena itu, beliau juga sama menerima dugaan dan cobaan seperti sahabat lain yang memeluk Islam paling awal. Beliau ikut berhijrah ke Habasyah karena tantangan yang luar biasa dari golongan Kafir Quraisy dan juga hijrah ke Madinah.

Baginda nabi menggelarinya sosok yang terpercaya  (Al-Amien), sehingga beliau bersabda: “Setiap ummat akan dikaruniakan  seorang yang Amien, dan untuk umat ini adalah Abu Ubaidah bin Al-Jarrah.” (HR. Bukhari no. 3461)

    1. Sa’ad bin Abi Waqqas

Beliau merupakan salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ yang lahir pada tahun 595 M di Makkah. Beliau mengikuti hampir seluruh peperangan yang dilalui oleh Rasulullah ﷺi. Terkenal sebagai singanya tentara umat Islam ketika perang Uhud terjadi. Diriwayatkan dari Aisyah bahwa beliau selalu ribath (menjaga wilayah Islam) di waktu malam demi keselamatan Rasulullah ﷺ (HR. Bukhari dan  Muslim)

    1. Said bin Zaid

Beliau salah seorang sahabat yang lahir pada tahun 593M. Beliau masuk Islam juga ketika masih relatif muda, pada awal memeluk Islam, beliau merahasiakan akan keislamannya, namun tidak lama kemudian diketahui keluarganya, sehingga beliau mendapat tekanan dan dugaan yang amat kuat termasuk dari Umar bin Khattab sebelum Umar masuk Islam.tapi dengan washilah Sa’ad inilah kemudian Umar memeluk islam. Sa’ad berhijrah bersama istrinya ke Madinah. Rasulullah ﷺ memberi jaminan masuk surga karena kepahlawanannya yang dibilang langka sehingga digelar macannya tentara Islam.

Itulah pengenalan ringkas tentang sepuluh sahabat yang dapat jaminan masuk surga Allah ﷻ . Sebagai umat Islam, maka perlu mengenal shirah Rasulullah ﷺ  dan para sahabatnya untuk dijadikan pelajaran oleh kita semua dan juga inspirasi dalam berakhlakul karimah.

Wallahu a’lam bishawab.

Comments to: 10 sahabat yang dijamin masuk surga

Your email address will not be published. Required fields are marked *