Menyapa seseorang adalah bentuk penghormatan antar sesama manusia sebagai makhluk sosial. Kata sapaan (إِلْقَاءُ التَّحِيَّاتِ) adalah ucapan untuk menyapa orang lain. Tujuan penggunaannya adalah untuk basa basi, memulai pembicaraan, atau sekedar menyampaikan senyum saja. Kata sapaan dalam bahasa Arab juga membutuhkan dhomir dan penggunaan mudzakkar dan muannats yang tepat.

Macam-macam Kata Sapaan dalam Bahasa Arab

Dalam bahasa Arab tentu ada banyak sekali macam-macam kata sapa yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari hari. Berikut diantaranya:

Kata sapaan muslim

Kata sapaan muslim dapat dipakai dalam kondisi formal atau percakapan sehari-hari. Adapun ucapan sapaan ini adalah “السلام عليكم” (Assalamu’alaikum) yang bermakna semoga keselamatan tercurah atasmu/kalian. Dalam agama Islam, salam ini berwujud lengkap أَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Semoga keselamatan tercurah atasmu/kalian dan rahmat Allah dan berkah dariNya). Secara umum dan singkat, Assalamu’alaikum dapat diganti dengan سَلَامْ (Salaam, Keselamatan atasmu). Contoh pemakaian salam di atas :

سَلَامْ يَا أَخِ / salaam yaa akhi / Keselamatan atasmu, wahai saudara (pria)

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ / wa ‘alaikum salaam / keselamatan atasmu juga

Kata Sapaan Berdasarkan Waktu

Dalam Bahasa Arab, ada tiga sapaan berdasarkan waktu: pagi, siang, dan sore. Kata sapaan berdasarkan waktu harus mengikuti jenis fi’ilnya terlebih dahulu, apakah fi’il madhi/mudhari. Berikut ketentuan penggunaannya :

Pagi

Lafal ucapan selamat pagi adalah صَبَاحَ الخَيْر (shobahal khayr, arti perkata shobah adalah subuh atau pagi, dan khair artinya adalah baik). Jadi mengucapkan selamat pagi dalam bahasa Arab berarti juga mendoakan kebaikan bagi pagi-nya lawan bicara Anda. Balasan dari selamat pagi adalah صَبَاحَ النُّوْر (Shobah an-nuur, arti perkata ‘nuur’ disini adalah cahaya). Makna harfiahnya adalah “Cahaya pagi”, namun ini adalah cara terbaik untuk membalas ucapan selamat pagi. Berikut contoh penggunaannya.

صَبَاحَ الخَيْر / shabahal khair / selamat pagi – awal sapaan

صَبَاحَ النُّوْر / shabahan nuur / selamat pagi – jawaban sapaan

صَبَاحَ الخَيْر يَا أُمِّي وَأَبِي / shabahal khair yaa umi wa abi / selamat pagi ayah dan ibu – sapaan awal dari anak kepada orangtuanya

صَبَاحَ النُّوْر / Shabahan nuur / selamat pagi – jawaban dari orangtua terhadap sapaan anak

Siang

Pada waktu siang hari dan ingin menyapa orang, maka perkataannya adalah نَهَارُكَ سَعِيْد (nahaaruka sa’iid, semoga siangmu baik/ menyenangkan). Ungkapan ini dibalas dengan سَعِيْدٌ مُبَارَك (sa’iidu mubaarak, siang yang penuh berkah). Berikut contoh pemakaiannya.

نَهَارُكَ سَعِيْدٌ / nahaaruka sa’iid / selamat siang – awal sapaan

سَعِيْدٌ مُبَارَكٌ / sa’iidu mubaarak / selamat siang – jawaban sapaan

نَهَارُكَ سَعِيْدٌ يَا أُمِّي وَأَبِي / nahaaruka sa’iid yaa ummi wa abi / selamat siang ibu dan ayah

سَعِيْدٌ مُبَارَك / sa’iidu mubaarak / selamat siang

Sore

Dalam bahasa Arab digunakan ungkapan مَسَاءُ الخَيْر (masaa’ul khayr, arti perkata masa’ adalah sore) untuk mengungkapkan sapaan diatas pukul 12 siang. Ungkapan ini lebih umum digunakan dibandingkan selamat siang dengan an-naharu sa’iid. Balasan dari ungkapan ini adalah مَسَاءُ النُّوْر (masaa’un nuur) yang arti literalnya adalah “cahaya sore”. Berikut contoh pemakaiannya.

مَسَاءُ الخَيْر / masaa’ul khair / selamat sore – awal sapaan

مَسَاءُ النُّوْر / masaa’un nuur / selamat sore – jawaban sapaan

مَسَاءُ الخَيْر يَا أُمِّي وَأَبِي / masaa’ul khair yaa ummi wa abi / selamat sore ibu dan ayah

مَسَاءُ النُّوْر  / masaa’un nuur / selamat sore

Kata sapaan ketika bertemu

Orang Arab adalah orang-orang yang ramah. Mereka akan menyempatkan diri untuk menyapa ketika berpapasan. Percakapan saat bertemu cukup singkat. Berikut adalah contoh percakapan yang biasa terjadi:

أَهْلاًوَسَهْلًا، مَرْحَبًا / ahlan wa sahlan, marhaban / selamat datang – awal sapaan

أَهْلًابِكَ / ahlan biik / selamat datang – jawaban sapaan

كَيْفَ حَالُكَ؟ / kaifa haluk? / Bagaimana kabarmu?

أَنَابِخَيْرٍوَالْحَمْدُ لِلهِ / ana bikhair, walhamdulillah / saya baik2 saja, alhamdulillah

أَنَا سَعِيْدٌ بِهَذَا اللِّقَاءِ / anaa sa’iidun bihaadza liqo / saya merasa senang atas pertemuan ini

وَأَنَا كَذَالِكَ / wa ana kadzalik / dan saya pun begitu

Kata sapaan ketika pamit

Kata sapaan jenis ini biasanya menggunakan harf (kata hubung). Seperti saat berpisah, ucapkan إِلَى اللِّقَاءِ (ilal liqoo, sampai jumpa). Balasan dari kata ini adalah مَعَ السَّلاَمَةِ  (ma’as-salaamah, sampai jumpa lagi). Ketika muslim berpamitan biasanya akan ditambah dengan mengucapkan فِى أَمَانِ اللهِ (fii amanillah, semoga kamu dalam lindungan Allah). Berikut contoh penggunaan ungkapan ini.

إِلَى اللِّقَاءِ / ilal liqoo / sampai jumpa

مَعَ السَّلاَمَةِ  / ma’as salaamah  /  Sampai jumpa lagi

إِلَى اللِّقَاءِ يَا أُمِّي وَأَبِي / ilal liqoo’ yaa ummi wa abi / sampai jumpa ibu dan ayah

مَعَ السَّلاَمَةِ  / ma’as-salaamah / ampai jumpa lagi

Leave a Comment