Saad bin Abi Waqqash radhiallahu ‘anhu adalah salah satu sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam yang terkenal akan kehebatannya dalam memanah. Selain memanah, Beliau mempunyai beberapa keistimewaan lainnya, salah satunya yakni Saad radhiallahu ‘anhu memiliki doa yang manjur dan mustajab.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam meminta kepada Allah ﷻ agar doa Saad radhiallahu ‘anhu menjadi doa yang mustajab tidak tertolak,

Beliau bersabda, “Ya Allah, tepatkan lemparan panahnya dan kabulkanlah doanya.” (HR. al-Hakim, 3/500).

Doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam ini menjadikan Saad radhiallahu ‘anhu seorang prajurit pemanah yang hebat dan ahli ibadah yg terkabul doanya.

Saad radhiallahu ‘anhu sangat mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam. Kecintaannya dibuktikan dengan kesetiaannya menjaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam.

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, Suatu malam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam tidak bisa tidur. Beliau bersabda, “Aku berharap ada seorang laki-laki shalih dari sahabatku yang akan menjagaku malam ini.” Aisyah berkata, “Ketika itu kami mendengar suara senjata (yang dibawa seseorang).” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bertanya, “Siapakah ini?” Saad bin Abi Waqqash radhiallahu ‘anhu berkata, “Saad, wahai Rasulullah. Aku datang untuk menjagamu.” Aisyah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam pun tidur sampai aku mendengar dengkuran beliau.” (Sahih, HR. Muslim no. 2410)

Saad radhiallahu ‘anhu juga sangat mencintai islam, dibuktikan dengan keteguhan hatinya untuk tetap memeluk islam meski dibawah tekanan dari Ibu nya yang mengancam akan menyakiti dirinya sendiri dengan tidak mau makan agar Saad radhiallahu ‘anhu meninggalkan islam, namun Saad radhiallahu ‘anhu tetap kukuh dengan keislamannya sampai ibunya pun menyerah dan sadar bahwa Saad radhiallahu ‘anhu sangat mencintai islam, menjadi sebab turunnya (asbabun nuzul) wahyu Allah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam QS. Luqman ayat 15.

Wallahu a’lam bishawab.

MasyaAllah yaa, semoga kisah tersebut dapat memotivasi kita untuk lebih mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam dan Islam sebagaimana Saad bin Abi Waqqash radhiallahu ‘anhu.

Leave a Comment